HADIRI PEMBINAAN KOMUNIKASI SOSIAL, MAHASISWA UBSI OPTIMIS TANGKAL RADIKALISE & SEPARATISME
- Penulis: Yoki Firmansyah, M.Kom
- 24 September 2020
- dilihat: 1191
Perwakilan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Pontianak yang terdiri dari satu pembimbing dan dua orang mahasiswa mengikuti kegiatan pembinaan komunikasi sosial cegah tangkal radikalisme / separatisme yang diadakan oleh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat Komando Daerah Militer XII/ Tanjung Pura, satu pembimbing yaitu bapak Eri Bayu Pratama dan dua mahasiswa yaitu Eka Ayu Wulandari dan Risky Fitriyanto, dari Program Studi (Prodi) Sistem Informasi.
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari kamis 24 Sepember 2020 ini dilaksanakan di aula kantor BPSDM jalan Sumatera Pontianak, Adapun tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan lebih kepada mahasiswa agar dapat menangkal Radikalisme dan Separatisme baik dilingkungan masing masing maupun dilingkungan kampus
Eka dan Rizky mengatakan bahwa mereka sangat senang dapat mengikuti kegiatan seperti ini, apalagi mereka merupakan wail dari organisasi mahasiswa yang ada di UBSI Kampus kota Pontianak yaitu HIMSI dan HIMASA, dimana disini mereka merasakan mendapatkan manfaat dan ilmu yang berguna untuk mereka terapkan di lingkungan sekitar maupun lingkungan kampus, terkait radikalisme dan separatisme
“kami sangat senang dikirim mengikuti kegiatan ini, disini kami mendapatkan banyak materi dan pengetahuan baru tentang radikalisme dan separatisme, dan semoga ilmu yang kami dapatkan ini dapat kami terapkan untuk menangkal radikalisme dan separatism dilingkungan kami, baik di lingkungan rumah maupun lingkungan kampus” Ungkap Eka dan Rizky
Eri Bayu Pratama selaku Kepala Kampus UBSI Pontianak sekaligus pendamping mahasiswa dalam kegiatan ini mengatakan bahwa memang radikalisme dan separatisme harus menjadi perhatian karena ini sangat membahayakan bagi Negara, beruntung mahasiswa dapat hadir dan ikut dalam kegiatan ini, dan semoga kampus kami bebas dari radikalisme dan separatisme
“Radikalisme dan separatisme memang sangat membahayakan bagi Negara, maka dari itu perlu mendapatkan perhatian khusus, tidak hanya bagi pemerintah tapi juga dari masyarakat maupun kalangan mahasiswa, sangat beruntung sekali saya dan mahasiswa kami mendapatkan kesempatan hadir dikegiatan ini, karna disini mereka mendapatkan informasi dan ilmu yang dapat mereka terapkan di lingkungan kampus, dan saya berharap kampus Universitas Bina Sarana Informatika bebas dari radikalisme dan separatism” Ungkap Eri
