BSI Explore Ajak Siswa Kelas 5 Belajar Bahasa Indonesia Sambil “Main Kata”
- Penulis: Irwin Ananta Vidada, SE, MM
- 28 Agustus 2026
- dilihat: 12
JAKARTA — Belajar Bahasa Indonesia di kelas 5 kali ini terasa berbeda. Tim BSI Explore mengajak para siswa mengenal kata sifat, sinonim, dan antonim melalui aktivitas “main kata” yang dipadukan dengan teknologi interaktif.
Materi tidak hanya disampaikan melalui penjelasan dan contoh, tetapi juga dipraktikkan melalui kuis interaktif menggunakan Wordwall yang ditampilkan pada smart board. Sejak awal pembelajaran, siswa terlihat antusias mengikuti setiap aktivitas yang diberikan.
Tim BSI Explore mengawali pembelajaran dengan mengajak siswa mengenal kata sifat yang sering mereka jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Siswa kemudian diminta memberikan contoh kata sifat dan melihat bagaimana kata tersebut digunakan dalam sebuah kalimat.
Mengenal Sinonim dan Antonim dari Kata Sehari-hari
Setelah memahami kata sifat, pembelajaran dilanjutkan dengan mengenal sinonim dan antonim. Siswa diajak menemukan kata-kata yang memiliki makna sama atau mirip, kemudian membandingkannya dengan kata yang memiliki makna berlawanan.
Pendekatan melalui contoh sehari-hari membuat siswa lebih mudah memahami perbedaan antara sinonim dan antonim. Suasana kelas pun menjadi lebih interaktif karena siswa tidak hanya mendengarkan, tetapi juga ikut memberikan jawaban dan pendapat.
Salah seorang siswa bahkan ikut berkomentar saat pembelajaran berlangsung.
“Ternyata kata itu bisa punya pasangan ya, Teh. Ada yang mirip artinya, ada juga yang kebalikannya.”
Komentar sederhana tersebut menggambarkan bagaimana siswa mulai menemukan bahwa Bahasa Indonesia dapat dipelajari dengan cara yang dekat dengan keseharian mereka.
Wordwall Bikin “Main Kata” Makin Seru
Setelah materi selesai dibahas, Tim BSI Explore mengajak siswa menguji pemahaman melalui kuis Wordwall. Pertanyaan ditampilkan melalui smart board sehingga seluruh siswa dapat mengikuti permainan secara bersama-sama.
Setiap pertanyaan membuat siswa penasaran dengan jawaban berikutnya. Mereka berusaha mengingat kembali materi yang baru dipelajari untuk menentukan pilihan yang tepat.
Ketika menemukan soal yang cukup sulit, beberapa siswa terlihat berdiskusi dengan teman di sebelahnya. Sementara itu, siswa yang berhasil menjawab dengan benar tampak antusias dan semakin bersemangat mengikuti pertanyaan berikutnya.
Penggunaan Wordwall membuat materi yang sebelumnya dapat terasa seperti hafalan menjadi aktivitas yang lebih interaktif. Siswa diajak berpikir, mengingat, sekaligus bermain dalam suasana pembelajaran yang lebih santai.
Belajar Bahasa Indonesia dengan Cara yang Menyenangkan
Kegiatan di kelas 5 tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia tidak selalu harus dilakukan melalui membaca buku dan mencatat. Materi mengenai kata sifat, sinonim, dan antonim juga dapat dipelajari melalui contoh sederhana, diskusi, serta permainan interaktif.
Pemanfaatan smart board turut memberikan pengalaman berbeda bagi siswa. Mereka dapat melihat pertanyaan secara langsung, menjawab bersama-sama, dan mengikuti proses pembelajaran dengan lebih aktif.
Bagi Tim BSI Explore, kegiatan tersebut menjadi pengalaman untuk melihat bagaimana siswa merespons pembelajaran ketika materi dikemas dengan pendekatan yang lebih interaktif.
Dari mengenal kata sifat hingga menemukan kata yang memiliki makna serupa maupun berlawanan, pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 5 berlangsung dalam suasana yang penuh aktivitas.
Main kata ternyata bukan sekadar permainan. Dari sana, siswa dapat belajar mengenal bahasa, berpikir, dan berani menyampaikan jawaban dengan cara yang menyenangkan.
